Skip to main content

Miss, Miss, Missed


Miss, Miss, Missed



Otakku mengiris detak dadaku
Hatiku mengikat, terancam
Darahku mengalir tak bertuan
Rasa ingin, tapi tak sampai

Matahari berputar sangat terasa
‘Mati’pun menjadi hidup
Rintik hujan ikut mersenandung
Hitam pekat menjadi teman

Mata dan langit bersahabat
Pergelangan dan dagu tak berjarak
Keramaian yang membangunkan tuli
Pikirku membunuh jenaka

Petikan minor
Apa arti memandang?
Tidur terkhianat mimpi

Berbalap nafas dan angin

Comments

Popular posts from this blog

Puisi Ngasal : Cabe-Cabean

Cabe-Cabean Cabe-cabean… Kaulah yang membuat jalanan di kota jakarta berwarna Dengan celana gemesmu yang imut-imut menggemaskan Membuat setiap kaum adam yang melihatnya seakan terbujur kaku tak berdaya Cabe-cabean… Kau adalah suatu spesies baru yang timbul karna adanya seleksi alam yang keras di Jakarta Bedakmu yang tebal terlihat seperti bayi iblis yang baru akil balik Lipstikmu yang merah melambangkan bahwa semua yang dipaksakan tak akan berujung indah Semua itu dilakukan-nya untuk menunjang kemerdekaan spesies mereka Cabe-cabean… Kau membuat setiap insan di jalan ibu kota semakin bersimpati kepada kalian Iyaa, kalian yang rambutnya bau matahari Iyaa, kalian yang keteknya harum seperti kabel kebakar Iyaa, kalian yang memakai hotpant balapan sama sempak Itulah yang membuat kita sebagai pengguna jalan bawaannya ingin memusnahkan seluruh spesies kalian Cabe-cabean… Untuk cabe-cabean yang kami masih memaklumi keberadaan kalian Memaklumi se...

Karenaku Bukan Dermagamu

Karenaku Bukan Dermagamu Hai… kamu…, yang pernah mengisi hati ini, yang pernah tertawa bersamaku, yang pernah merasakan betapa rindunya untuk bisa bersamamu, yang membuat hariku cerah karna senyummu selalu menghiasinya, yang membuat setiap saat dan tempatku menjadi lebih nyaman karna dirimu yang ada di sampingku, yang selalu menenangkan setiap kegelisahanku, menerangkan setiap kegelapanku, pernah untuk selalu ada ketika ku membutuhkanmu untuk menemaniku menjalani hari. Kamu… yang membuatku pernah lupa bahwa, suatu hari nanti aku akan kehilanganmu. Mungkin itu ungkapan gw tentang seseorang pernah mengisi hati gw walau pada akhirnya gw tau cepat atau lambat dia akan pergi walaupun untuk alasan “mencari yang lebih baik”. Sakitnya adalah ketika kita sudah berjuang semaksimal mungkin merelakan bahkan mengorbankan sesuatu untuk mempertahankan cinta yang pernah kita anggap tidak akan membuat luka sampai pada akhirnya kita tidak sadar semua itu akan berujung sebaliknya dan ha...